Di Baitul Quran Al Afifin, santri tidak hanya difokuskan pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga diajak untuk mengenal khazanah keilmuan Islam melalui kajian kitab kuning. Tradisi ini menjadi salah satu ciri khas pesantren yang mengajarkan nilai-nilai keislaman secara mendalam sekaligus melatih santri memahami adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan
Kajian kitab kuning bertujuan membekali santri dengan pemahaman agama yang lebih luas, menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu para ulama, serta membentuk pribadi Qurani yang berilmu dan berakhlak mulia.
Pelaksanaan
Kegiatan kajian kitab kuning dilaksanakan setiap malam setelah shalat Maghrib. Santri bersama-sama mengkaji beberapa kitab dasar yang menjadi rujukan dalam memahami ilmu agama, di antaranya:
- Kitab Nahwu Sharaf (untuk memperdalam bahasa Arab),
- Kitab At-Tibyan (tentang adab membaca Al-Qur’an),
- Kitab Akhlaqul Banin (tentang akhlak dalam kehidupan sehari-hari),
- Kitab Fiqih (tentang hukum-hukum syariat).
Harapan
Dengan adanya kajian ini, santri Baitul Quran Al Afifin diharapkan tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan ilmunya serta menjadi generasi Qurani yang bermanfaat bagi masyarakat.














Leave a Reply